Langsung ke konten utama

Postingan

PESAN BUKUNYA SEKARANG JUGA!

Kamu dan Braga, Sebuah Novel Tentang Patah Hati

Saya lupa kapan tepatnya saya mulai menulis naskah novel ini.Yang saya ingat,ketika itu saya begitu merindukan bangku sekolah.
Tapi rasa-rasanya si bukan karena saya rindu belajar di kelas.Murid yang pernah menempati rangking terakhir di kelas seperti saya rindu belajar di kelas?Kok kayaknya ada yang gak singkron antara prestasi dan rasa kangen ya.Ibaratnya Lionel Messi,dia gak dimainin satu pertandingan saja pasti sudah greget banget pengen nendang bola.Tapi saya yakin Messi gregetan bukan karena kangen ama bola.Saya yakin dia kangen sama lapangan hijau,kerja sama tim,mencetak gol,hingga melakukan selebrasi saat berhasil membobol gawang lawan.Terutama gawangnya Real Madrid.
Intinya,dalam segala sesuatu pasti ada berbagai aspek yang kita ingat dan rindukan.
Persahabatan adalah sisi lain dan sensasi yang saya rindukan ketika itu (ceilah).Yah waktu itu saya agak melankolis dan sentimentil kali yaks.Sekarang juga kayaknya masih sama si.
Jadi tahun 2010, begitu lulus SMA saya langsung meranta…
Postingan terbaru

Kenapa Banyak Yang Resign Dari AXA Mandiri?

Jika kalian merasa artikel ini bermanfaat, dan ingin membaca tulisan saya yang lain silahkan mampir pada link di bawah ini ya

https://www.kompasiana.com/tokapelawi


kalian akan menemukan artikel bermanfaat lain tentang dunia kerja dan hal-hal lain yang mungkin kalian rasa berguna...terimakasih.

"Liat aja gua nanti harus bisa jadi trainer."Ujar seorang teman ke gua di sebuah kamar hotel di Jakarta.
Waktu itu ceritanya kita lagi training untuk jadi Financial Advisor (FA) selama sebulan di ibu kota.
teman gua ini lulusan psikologi.Jadi mungkin kerjaan yang ngarah ke berhubungan sama manusia selalu menarik buat dia.tapi bukan karena itu juga sih.Kebanyakan diantara kami memang kala itu ngerasa posisi trainer itu keren.
Gimana gak keren, ngomong di depan ratusan orang, pake jas, jadi pusat perhatian...euh asyik bangetlah pokoknya..
Tapi siapa sangka, teman gua yang cukup ambisius itu hanya berumur pendek di AXA Mandiri.
Bukan karena dia kena kasus atau genit sama nasabah lalu dipecat, mel…

Jadi Financial Advisor di AXA Mandiri Memang Harus Money Oriented!

Hkm..Okey...Jadi mungkin, karena belakangan ini, selama ngobrol sesama teman kerja saya selalu pakai kata "gua" dan "lu" maka untuk tulisan kali ini saya juga bakal pakai kata gua dan lu saja kali ya..

Mungkin karena sudah akrab, apalagi sesama teman laki-laki, penggunaan kata gua lu itu lebih pas dan nyaman ditelinga.Gak terlalu sopan (yang bisa bikin getek) dan juga gak kasar.Jadi okelah saya pakai kata gua bukan karena mau sok-sok an anak gahullll..Biar gak terlalu formal aja.

Gua udah cerita dalam artikel sebelumnya tentang dunia Financial Advisor (FA) di AXA Mandiri.Gua bisa bilang kalo memang lu pengen nyari duit yang banyak jadi FA di AXA Mandiri adalah tempatnya.

Kenapa???

Karena bonusnya jauh lebih besar dibandingin lu jadi sales di tempat lain.Sebelumnya juga gua sudah cerita, selain mengedukasi nasabah, jadi FA di AXA Mandiri itu kerjanya menjual produk asuransi dan investasi.

Wajar bonusnya (variabel komisi) bisa jauh lebih besar dibandingin lu misalnya jadi…

Perhatikan Hal Ini Agar Anda Tak "Tertipu" AXA Mandiri

Jika kalian merasa artikel ini bermanfaat, dan ingin membaca tulisan saya yang lain silahkan mampir pada link di bawah ini ya

https://www.kompasiana.com/tokapelawi


kalian akan menemukan artikel bermanfaat lain tentang dunia kerja dan hal-hal lain yang mungkin kalian rasa berguna...terimakasih.

Mungkin beberapa diantara kita pernah masuk ke BANK Mandiri.Atau mungkin sistem penggajian kita pakai rekening Mandiri.Atau bisa jadi kita pernah datang ke BANK Mandiri untuk bikin rekening.

Saat bikin rekening biasanya securitynya akan nanya-nanya dulu apakah data kita lengkap untuk bikin rekening (Misalnya KTP dan NPWP)

Kalo sudah lengkap kita akan diarahkan untuk mengisi form pembuatan rekening.Oleh bapak security biasanya kita akan diarahkan untuk duduk disebuah kursi dengan sebuah meja.

Waspadalah, itu bukan meja Costumer Service (CS) !!!

Itu meja Financial Advisor (FA) AXA Mandiri!!!

Nah di BANK Mandiri itu semua personil, mulai dari CS, teller, hingga security semua itu dituntut jualan.Alias dika…

Saat Diskusi Berakhir pada Sebuah Screenshot

Seperti biasa tulisan ini hanya sekedar intermezzo... Beberapa menit yang lalu saya baru saja melihat status seseorang yang cukup populer di Facebook. Status orang ini memang cukup banyak dikomentari Facebookers karena memang masih bisa diperdebatkan (atau didiskusikan). Ya, ada banyak sisi yang bisa dikaji, dengan sedikit emosi maka diperdebatkan. Statusnya yang saya lihat barusan adalah, dia men-screenshot   percakapan (mengandung perbedaan pendapat) antara dirinya dan seorang pengguna Facebook di kolom komentarnya. Hasil  screenshot  itu kemudian diposting  plus ditambahi (dibumbui) dengan kalimat yang terkesan menguatkan argumennya saat bertanya jawab dengan orang yang mengomentari statusnya tersebut. Bahkan dia memberi pelabelan hitam dan putih, bulat dan datar pada lawan diskusinya, hingga secara tak langsung ingin menyatakan bahwa dialah yang benar. Padahal statusnya bukan satu tambah satu yang hasilnya adalah dua. (Saya yakin semua sudah tahu apa itu  screenshot.Jadi  screenshot  

Kok Bisa Rasa Syukur Turun ke Dunia?

Judul tulisan ini adalah pertanyaan retoris yang tak perlu dijawab, melainkan direnungkan, yang dilontarkan atasan saya disebuah ruangan pada saya beberapa waktu yang lalu."Kenapa ya Tuhan menurunkan ucapan syukur itu ke dunia?" Kenapa? Saya mikir tiga kali buat menulis ginian sebenarnya. Takut dibilang sok spiritualis. Tapi nggak apa-apalah ya, paling kalian dikutuk merasa hampa seumur hidup kalau ngata-ngatain sayahh. Saya pernah baca artikel di National Geographic Indonesia tentang sekumpulan suku yang memiliki budaya pesta dan makan bersama. Saya lupa judul artikelnya, tapi ada sebuah kalimat begini menyangkut pesta makan yang mereka adakan, "Melalui makanan kami tak hanya berkumpul, tetapi berdoa dan mengucap syukur." Saya jadi ingat saat pertama kali makan nasi goreng bareng pacar mantan saya (terbuktikan kalo aku dewasa, buktinya bisa tetap berteman dengan mantan kekeke). Saat itu saya kaget karena melihat piringnya bersih banget, nggak ada nasi satu butirpun te…

Before 30: Hal-hal yang Harus Kamu Lakukan Sesegera Mungkin

Sebenarnya tadi saya lagi nonton, tapi nggak sengaja melihat sebuah buku yang sudah lama saya beli. Judulnya “Before 30, Kisah Dan Prinsip Hidup Philip Mantofa”. Tapi saya bukan mau membahas buku tersebut, tapi judulnya bikin saya kepikiran saja buat nulis artikel ini. Seperti kita tahu Philip Mantofa adalah seorang pendeta yang juga sempat memiliki acara “before 30 (baca: before thirty)” di Global TV. 

Maksud dari Before 30 bisa luas. Seperti misalnya mecapai hal-hal luar biasa sebelum usia tiga puluh tahun, atau mendapatkan pencerahan dan kelegaan sebelum acara Before 30 yang memang waktu tayangnya hanya tiga puluh menit usai. Jadi memang ada semacam challenge atau motivasi agar anak-anak muda mempersiapkan diri untuk mencapai potensi, menemukan tujuan hidup, bermanfaat bagi orang lain dan lain sebagainya sebelum usia tiga puluh tahun.
Nah sebagai anak muda berwajah tua yang belum mencapai apa-apa, ada beberapa hal sebenarnya yang ingin saya lakukan dan capai seandainya w…

Jadi Financial Advisor di AXA Mandiri, Untuk Sementara Atau Seterusnya?

"Keburu melewati batas usia, coba cari kerjaan yang lebih pasti.Emangnya di AXA Mandiri bisa kerja terus apa?"

Pernyataan dan pertanyaan ini sudah cukup lama bergelayut di kepala saya.Sebelum akhirnya seseorang kembali menyatakannya kepada saya.

Sebelum saya lanjutkan, saya mau ngasih tahu dulu saya ini tipe pekerja yang bagaimana.Kalo boleh jujur saya bukanlah seorang petarung sejati di dunia kerja.

Biarlah gaji tidak besar-besar amat yang penting nyaman, status kepegawaian tetap, dan saya bisa bekerja sampai tua di tempat itu.

Lalu apakah jadi Financial Advisor (FA) di AXA Mandiri tidak bisa mengakomodir keinginan saya tersebut?

Hkm..bagaimana ya saya menjelaskannya.

Selain Pegawai Negeri Sipil (PNS) , dan pegawai swasta jebolan Office Development Program (ODP) saya yakin semua pekerja harus mulai dari bawah, dengan status karyawan kontrak.

Jadi FA di AXA Mandiri masih better lah..kami para FA tak berstatus outsourcing.Sekalipun kontrak tapi tak melalui pihak ketiga.Jadi gaji tak…

TENTANG PENULIS BLOG INI

Foto saya
Bovideo
Menulis untuk mengisi waktu luang

tinggal dan menetap di kota Bandung